Breaking News

Seri Belajar Unity Untuk Pemula - Instalasi


IMedia9.net - Unity Technologies dibangun pada tahun 2004 oleh David Helgason (CEO), Nicholas Francis (CCO), dan Joachim Ante (CTO) di Copenhagen, Denmark setelah game pertama mereka GooBall, gagal lagi dalam meraih sukses. Ketiganya menyadari nilai sebuah engine dan tool dalam sebuah pengembangan game dan berencana untuk membuat sebuah engine yang dapat digunakan oleh semua dengan harga terjangkau. Unity Technologies mendapat bantuan dana dari Sequoia Capital, WestSummit Capital, and iGlobe Partners.

Baca Dulu: Belajar Unity Untuk Pemula Susah Banget

Kesuksesan Unity terletak pada fokus mereka untuk memenuhi kebutuhan indie developer yang tidak dapat membangun game engine mereka sendiri atau membeli lisensi game engine yang terlalu mahal. Fokus perusahaan ini adalah "Democratize game development" atau diterjemahkan sebagai "Demokrasi Pembangunan Game" dan membuat sebuah pembangunan game baik 2D maupun 3D bisa dicapai oleh banyak orang.

Pada tahun 2008, Unity melihat kebangkitan iPhone dan menjadi game engine pertama yang melakukan dukungan penuh pada platform tersebut. Unity sekarang di gunakan oleh 53.1% developers (termasuk mobile game developer) dengan ratusan game yang dirilis baik untuk iOS maupun Android. Pada tahun 2009, Unity mulai meluncurkan produk mereka secara gratis. Jumlah developer yang mendaftar melonjak drastis sejak pengumuman tersebut.

Unity sangat mampu melihat berbagai peluang dan perubahan. Hal inilah yang menjadikannya sebagai game engine "termurah" yang paling banyak digunakan oleh seluruh orang di dunia. Pada April 2012 Unity telah digunakan oleh lebih dari 1 juta game developer.


Pada tahun 2016, survey yang dilakukan SourceDNA menyebutkan jika sebanyak 34% dari seluruh game mobile free yang dipasarkan di dunia telah dikembangkan menggunakan Unity. Hal ini semakin mengukuhkan Unity sebagai Game Engine yang populer dan paling banyak digunakan dari game engine lainnya. Dan sampai modul ini ditulis, jumlah user yang memainkan game berbasis Unity telah mencapai 770 juta gamer.

Instalasi & Versi Unity 

Untuk dapat menginstall Unity anda perlu mengunduh Unity Asisstent Manager terlebih dahulu yang bisa anda unduh secara gratis di situs resminya: https://store.unity.com/. Secara umum ada 3 jenis Lisensi Unity yang tersedia yaitu:

1) Personal yang ditujukan untuk pemula, mahasiswa dan komunitas edukasi lainnya.
2) Plus yang ditujukan untuk game indie developer yang akan membangun game komersial.
3) Pro yang ditujukan untuk studio game berskala lebih besar. Khusus, lisensi Pro anda akan mendapat akses pada source code Unity dan kemungkinan modifikasi lebih lanjut.


Sejak pertama kali dirilis pada tahun 2006 Unity telah mengalami perubahan yang sangat cepat dan signifikan. Mulai dari bertambahnya fungsi dan fitur pengembangan, dukungan untuk berbagai jenis platform, sampai dukungan untuk pengembangan game berbasis 2D dan Extended Reality (XR).

Baca Juga: Belajar Unity Butuh Biaya Rp. 30 Juta

Lisensi Personal adalah jenis lisensi yang paling tepat bagi anda yang baru pertama kali mempelajari Unity. Adapun salah satu syarat lainnya adalah anda/tim anda tidak sedang membangun project game yang memiliki nilai revenue lebih besar $100.000 USD.


Setelah anda mengunduh Unity Download Assistant, jalankan installer tersebut dan pilih paket Unity yang akan anda install. Penting untuk diingat jika secara default, script editor MonoDevelop, Studio Community Edition serta Standard Assets serta dukungan terhadap platform Android tidak diaktifkan. Untuk itu pastikan anda mengklik modul-modul Unity yang anda butuhkan sebelum memulai instalasi.

Sebelum dapat menggunakan Unity, anda juga harus membuat sebuah akun khusus yang akan digunakan untuk melakukan aktivasi Unity Personal anda. Selain itu, akun ini juga dapat digunakan untuk menggunakan Asset Store, menggunakan layanan Unity Cloud serta berkolaborasi dengan komunitas Unity. Pastikan semua langkah berhasil dilakukan tanpa kesalahan dan anda dapat memulai membangun game perdana anda menggunakan Unity.

No comments